Ya ya ya, selalu setiap dimulai dengan sesuatu yang pernah dilalui kerap merasa mengalami hal itu lagi untuk yang kesekian kalinya.
Semua hal yang dulu pernah dijalanin ketika masih belajar dahulu, mungkin ini sebuah sikap. Sikap atas dasar aku yang harus membuat semuanya sekarang berbeda dari sebelumnya. Bukan atas dasar benci atau kesal, hanya saja memang aku merasa seperti harus ada yang berubah.
Minggu, 02 Oktober 2016
Rabu, 21 September 2016
Acak dan tanpa eyd lagi
Aku menulis ini mungkin dalam keadaan yang sedang dilanda oleh miliaran rasa. Entah rasa apa itu yang jelas ada pada satu ruang yang menerima kehilangan. Kehilangan atas apa yang dulu pernah dirasakan sesuatu yang sempurna. Memiliki ini dengan segala keterbatasan dan mungkin kejujuran bahwa hal ini memang sungguh sangat mengganggu.
Ah, hari-hari hanya terlewat dengan mencoba untuk berlarii atau bahkan sekedar mengisi kekosongan yang menganga. Membiarkan sebuah luka menjuntai mengeluarkan darah sedikit demi sedikit tanpa mencoba untuk diobati atau memang entah bagaimana caranya untuk mengobati. Bahkan mungkin apabila disembuhkan memang akan terasa tidak menyenangkan ketika itu sembuh dan membaik.
Menuju ruang hampa, entah apa lagi yang diingini dan dimaui oleh diri ini. Is it the future i was fighting for?
Ah, hari-hari hanya terlewat dengan mencoba untuk berlarii atau bahkan sekedar mengisi kekosongan yang menganga. Membiarkan sebuah luka menjuntai mengeluarkan darah sedikit demi sedikit tanpa mencoba untuk diobati atau memang entah bagaimana caranya untuk mengobati. Bahkan mungkin apabila disembuhkan memang akan terasa tidak menyenangkan ketika itu sembuh dan membaik.
Menuju ruang hampa, entah apa lagi yang diingini dan dimaui oleh diri ini. Is it the future i was fighting for?
Selasa, 16 Agustus 2016
Ini aku yang sedang mendengarkan perasaanku tentang Aku.
Apa mungkin semuanya bisa dimulai lagi dari awal seperti dahulu kala ketika saat semuanya tidak mengetahui banyak hal. Apa yang ada dipikiran hari ini adalah hasil dari apa yang kita ketahui di masa lalu. Mungkin semua yang dirasakan saat ini hanyalah sebuah keharusan dari apa yang dilakukan pada masa lalu.
Kini saat semuanya telah berakhir, oh mungkin justru bukan berakhir, mungkin justru ini hanya sebuah awal dari sesuatuu yang tak berujung. Hal apa yang bisa dilakukan sekarang adalah hanya meningkatkan kemungkinan ketika semuanya harus berkata "tidak mungkin!".
Mungkin aku akan menyebut dia dengan nama si Aku, entahlah mungkin memang harus memiliki sebuah nama agar maksudnya memudahkan.
Si Aku seorang yang sangat dengan sabar dan teliti membangun sebuah dinding dalam dirinya hanya untuk demi menjaga apa yang dia anggap penting.Apa yang dia jaga? Sebuah kehormatan atau yang lebih suka dia menyebutnya dengan "kelemahan".
Apa sebenarnya yang bisa dibuat oleh kelemahan ini? Apa yang membuat sang Aku menjaga sebuah kelemahan dengan sangat amat teliti.
Ya, mungkin kalian semua berpikir secara tepat dan mungkin ini pandangan yang umum. Mungkin dia hanya takut dari dirinya yang lemah yang mungkin pada akhirnya bisa dimanfaatkan oleh seseorang yang nantinya akan merugikan dirinya.
Tapi apa intinya ketika kamu harus menjaga sesuatu yang menurut pemahaman dan perasaanmu adalah sesuatu yang ringkih dengan seorang diri? Apakah justru sebaliknya menjaga lebih kuat ketika bekerjasama, atau mungkin Aku hanya menghindari konfrontasi dari banyak pemikiran yang akan diputuskan berkaitan dengan rahasia yang ada di benak.
Ah, yasudah mungkin hal ini sekarang jadi tidak penting lagi. Hal ini yang kemudian akan mempengaruhi pemahamanmu tentang perasaan dari aku untuk Aku.
Kini saat semuanya telah berakhir, oh mungkin justru bukan berakhir, mungkin justru ini hanya sebuah awal dari sesuatuu yang tak berujung. Hal apa yang bisa dilakukan sekarang adalah hanya meningkatkan kemungkinan ketika semuanya harus berkata "tidak mungkin!".
Mungkin aku akan menyebut dia dengan nama si Aku, entahlah mungkin memang harus memiliki sebuah nama agar maksudnya memudahkan.
Si Aku seorang yang sangat dengan sabar dan teliti membangun sebuah dinding dalam dirinya hanya untuk demi menjaga apa yang dia anggap penting.Apa yang dia jaga? Sebuah kehormatan atau yang lebih suka dia menyebutnya dengan "kelemahan".
Apa sebenarnya yang bisa dibuat oleh kelemahan ini? Apa yang membuat sang Aku menjaga sebuah kelemahan dengan sangat amat teliti.
Ya, mungkin kalian semua berpikir secara tepat dan mungkin ini pandangan yang umum. Mungkin dia hanya takut dari dirinya yang lemah yang mungkin pada akhirnya bisa dimanfaatkan oleh seseorang yang nantinya akan merugikan dirinya.
Tapi apa intinya ketika kamu harus menjaga sesuatu yang menurut pemahaman dan perasaanmu adalah sesuatu yang ringkih dengan seorang diri? Apakah justru sebaliknya menjaga lebih kuat ketika bekerjasama, atau mungkin Aku hanya menghindari konfrontasi dari banyak pemikiran yang akan diputuskan berkaitan dengan rahasia yang ada di benak.
Ah, yasudah mungkin hal ini sekarang jadi tidak penting lagi. Hal ini yang kemudian akan mempengaruhi pemahamanmu tentang perasaan dari aku untuk Aku.
Sabtu, 06 Agustus 2016
di Malam lanjutan sang nenek tidur bersama sang cucu dan kakeknya serta bibinya
Di malam ini perasaan senang yang berulang kembali membuat ketidak nyamanan di malam hari ini.
Sehingga semua paru sesak, kepala pusing dan mual hingga tak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Benar memang kata orangtua bijak, janganlah rindu karena itu berat. Kesenangan atas apa yang pernah terjadi akan selalu terasa menyenangkan ketika semuanya bisa terulan tanpa harus merasakan ketidak nyamanannya. terima kasih untuk kamu yang paham betul bagaimana menggunakan senyuman.
Sehingga semua paru sesak, kepala pusing dan mual hingga tak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Benar memang kata orangtua bijak, janganlah rindu karena itu berat. Kesenangan atas apa yang pernah terjadi akan selalu terasa menyenangkan ketika semuanya bisa terulan tanpa harus merasakan ketidak nyamanannya. terima kasih untuk kamu yang paham betul bagaimana menggunakan senyuman.
Jumat, 05 Agustus 2016
ini aku dan tanpa eyd
pagi ini dengan kopi bersama seorang nenek dan cucunya yang mau tidur tapi susah.
semuanya berawal dari pagi yang kemudian menghadirkan perasaan pada waktu semuanya bermula.
tiba perasaan yang menyenangkan malah membuat keadaan makin buruk.
kehilangan menjadikan semuanya berarti banyak, sebuah kehilangan memberikan arti penting.
mulai mengerti diri sendiri bagaimana dalam menyikapi kehidupan. segini dulu nanti kalo udah ada perasaan lagi yang harus ditulis baru tulis lagi
semuanya berawal dari pagi yang kemudian menghadirkan perasaan pada waktu semuanya bermula.
tiba perasaan yang menyenangkan malah membuat keadaan makin buruk.
kehilangan menjadikan semuanya berarti banyak, sebuah kehilangan memberikan arti penting.
mulai mengerti diri sendiri bagaimana dalam menyikapi kehidupan. segini dulu nanti kalo udah ada perasaan lagi yang harus ditulis baru tulis lagi
Langganan:
Postingan (Atom)